Tentang Puskor Hindunesia

Puskor Hindunesia (Pusat Koordinasi Hindu Indonesia) adalah wadah pelayanan dan pengabdian Dharma Nusantara yang menggerakkan Relawan Dharma untuk perjuangan keumatan, solidaritas sosial-kemanusiaan, dan pemberdayaan sumber daya Hindunesia—berlandaskan Tri Hita Karana menuju Santih, Kertha, Jagadhita.

“Pilih pilar sesuai panggilan pengabdian Anda, lalu terhubung dengan pengurus wilayah terdekat.”

Siapa Kami

Pusat Koordinasi untuk
Gerakan yang Terarah

Puskor Hindunesia dibangun untuk menghadirkan koordinasi yang rapi dalam kerja-kerja pelayanan dharma: bergerak cepat, tepat, dan berdampak.

Seiring berjalannya waktu, organisasi ini berproses dalam ritme pelayanan modern dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar koordinasi menjangkau berbagai pelosok keumatan di seluruh Indonesia.

  • Basis Relawan Dharma

    Gerakan sosial-kemanusiaan Hindu yang digerakkan oleh ketulusan pengabdian.

  • Harmoni Tri Hita Karana

    Menjaga keseimbangan hubungan spiritual (vertikal) dan kemanusiaan (horizontal).

  • Jejaring Nasional

    Terhubung melalui struktur koordinasi berjenjang dari akar rumput hingga pusat.

"Berangkat dari Keprihatinan,
Menjadi Gerakan"

Puskor Hindunesia lahir dari kesadaran bahwa solidaritas sosial-kemanusiaan yang terorganisir dan terkoordinasi di internal Hindu saat itu masih sangat minim. Dorongan untuk membangun koordinasi internal yang kuat semakin terasa penting dalam konteks pasca tragedi Bom Bali I (12 Oktober 2002), ketika kebutuhan akan kesiapsiagaan, solidaritas, dan respons kolektif menjadi semakin nyata.

Di sisi lain, penguatan perlindungan terhadap adat, budaya, dan tradisi warisan leluhur Hindu Nusantara juga membutuhkan wadah yang mampu bergerak secara nasional—membangun kesadaran kolektif, loyalitas, solidaritas, serta soliditas untuk memaksimalkan potensi sumber daya Hindu di seluruh Indonesia.

Sejarah Kami

Dari Gerakan Relawan hingga Organisasi Nasional

Puskor Hindunesia bertumbuh melalui proses panjang—menjaga komitmen pelayanan, memperluas jejaring, serta memperkuat fondasi organisasi.

2003

Awal Gerakan

Cikal bakal wadah pelayanan dan pengabdian ini bermula pada 25 April 2003 dan menamakan diri sebagai Gerakan Relawan Dharma.

Fase Proses

Proses Organisasi

Wadah ini berproses dari Sekaa Demen Gerakan Relawan Dharma, berkembang menjadi International DHARMA Movement, lalu menjadi Hindu Coordination Center (HCC).

2013

Konsolidasi Nasional

Disepakati untuk menjadi lembaga resmi berbadan hukum nasional dan menggunakan nama Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia).

2015

Legalitas Badan Hukum

Akta pendirian ditandatangani 12 Februari 2015 (Akta Notaris No. 07), dan pengesahan badan hukum AHU-0000240.AH.01.07 tahun 2015 sebagai Perkumpulan Puskor Hindunesia.

Legalitas

Ormas Keagamaan

Puskor Hindunesia didaftarkan di Kementerian Agama RI melalui Direktorat Bimas Hindu dan pembaruan tanda daftar dilakukan berkala setiap 3 tahun.

“Proses bertumbuh ini menegaskan satu hal: pelayanan dharma bukan kerja sesaat, melainkan pengabdian yang berkelanjutan.”

Motto Aksi

Peka, Tanggap, Solusi

Agar gerakan mudah dipahami dan dijalankan di lapangan, Puskor Hindunesia memiliki pola kerja 6 pilar yang berlandaskan motto ini.

PEKA

Memahami persoalan

Peka terhadap berbagai permasalahan keumatan Hindu dan menjaga harmoni.

TANGGAP

Cepat & Tepat

Merespons permasalahan dengan memaksimalkan sumber daya Hindu secara terukur.

SOLUSI

Penyelesaian Nyata

Menghadirkan penyelesaian masalah melalui aksi langsung dan gotong royong.

BANGGA, BANGKIT, BANGUN

Identitas Gerakan Relawan Dharma Puskor Hindunesia

Dari Akar Rumput hingga Nasional

Puskor Hindunesia membangun koordinasi berjenjang agar informasi, layanan, dan kolaborasi bisa terhubung.

KORDUS KORDES KORCAM DEKORDA DEKORWIL DEKORNAS
Buka Direktori Pengurus & Wilayah

Cari berdasarkan provinsi/kabupaten/kecamatan/desa dan pilar.

Menjaga Dharma Nusantara,
Menguatkan Kebersamaan

Dengan mengusung visi Santih–Kertha–Jagadhita berlandaskan Tri Hita Karana, Puskor Hindunesia merambah gerakan perjuangan, solidaritas sosial, dan pemberdayaan ke berbagai pelosok—seraya menjaga kebhinekaan adat, tradisi, seni budaya, dan ritual khas komunitas Hindu di seluruh Nusantara.

Ingin Terlibat Bersama Puskor Hindunesia?

Gabung Relawan Dharma

Pilih pilar dan wilayah, lalu mulai pengabdian.

Gabung Relawan

Kolaborasi Program

Untuk komunitas, lembaga, dan mitra yang ingin bersinergi.

Pelajari 6 Pilar

Dana Punia

Dukung keberlanjutan pelayanan melalui pilar DERMA.

Dukung Dana Punia
FAQ

Pertanyaan Umum

Apa beda Puskor Hindunesia dengan organisasi Hindu lainnya?
Puskor Hindunesia adalah organisasi layanan aksi sosial-kemanusiaan yang fokus pada eksekusi lapangan (relawan dharma) tanpa berafiliasi politik.
Siapa yang boleh bergabung?
Siapa saja umat Hindu (atau simpatisan) yang memiliki jiwa pelayanan (sewaka dharma) dan siap bekerja dalam tim.
Apakah relawan digaji?
Relawan Dharma bekerja berdasarkan pengabdian (ngayah). Namun, untuk program-program profesional tertentu bisa ada skema insentif sesuai kebijakan.
Dari mana sumber pendanaan Puskor?
Dari Dana Punia umat (Program Ketipat Puri), donatur, unit usaha ekonomi (GEMA Satwika), dan kerjasama program.