Pilar yang memaksimalkan peran wanita (perempuan) Hindunesia—para istri, pemudi, dan kaum milenial perempuan—agar memiliki peran yang setara dalam mewujudkan visi Hindunesia Jaya.
"NITAMA adalah ruang aman dan terkoordinasi untuk bertumbuh, melayani, dan memperkuat peran perempuan."
NITAMA (Wanita Dharma) adalah pilar yang memaksimalkan peran wanita (perempuan) Hindunesia, termasuk para istri, para pemudi, dan kaum milenial perempuan, agar memiliki peran yang sama dalam mewujudkan visi Hindunesia Jaya.
NITAMA juga merupakan wadah khusus untuk menampung berbagai kegiatan dan aspirasi Wanita Dharma—sebagai ibu atau calon ibu dari generasi Hindunesia—dengan berbagai atribut yang melekat pada wanita Hindu Dharma pada umumnya.
Agar perempuan Hindunesia tidak hanya "dilibatkan", tetapi diberdayakan, didampingi, dan didengarkan aspirasinya.
*Di DEKORNAS, NITAMA berada dalam Waketum III (Koordinator Pemberdayaan) sebagai Bidang Pemberdayaan Wanita.
Membangun ketahanan keluarga, komunitas, dan masa depan generasi—dengan tetap berakar pada nilai Dharma dan kerja pelayanan.
Peka terhadap permasalahan keumatan dan harmoni Tri Hita Karana.
Tanggap melalui pemaksimalan sumber daya dengan validasi fakta dan data lapangan.
Solusi lewat aksi langsung, gotong royong, dan penguatan relasi sumber daya Hindu.
Program nyata untuk pemberdayaan, pelatihan, dan wadah aspirasi.
Kegiatan pemberdayaan ketrampilan budaya yang tercatat dalam galeri aktivitas.
Mendorong potensi Wanita Dharma untuk terlibat aktif dalam kegiatan pelayanan sosial.
Wadah menampung aspirasi, kebutuhan, dan usulan kegiatan secara berkala.
Pembinaan peran ibu/calon ibu untuk penguatan nilai, pola asuh, & ketahanan keluarga.
Pelatihan soft-skill agar peran perempuan setara dan efektif dalam organisasi.
NITAMA bergerak melalui jenjang organisasi resmi untuk keberlanjutan.
Menyerap ide dari komunitas/banjar/desa/korda.
Mengecek tujuan, urgensi, pihak terlibat, dan risiko.
Tim inti NITAMA bersama wilayah merumuskan rencana.
Menentukan format program, jadwal, lokasi, dan narasumber.
Implementasi gotong royong dan aksi langsung.
Untuk akuntabilitas dan replikasi antar wilayah.
NITAMA berada pada Koordinator Pemberdayaan (Waketum III) Puskor Hindunesia.
Pendampingan kelas penguatan kapasitas.
Menyerap aspirasi & menyusun agenda wilayah.
Kolaborasi dalam program Sewaka Dharma.
Mengemas cerita dampak gerakan.
Pilar Wanita Dharma yang memaksimalkan peran perempuan Hindunesia agar setara dalam visi Hindunesia Jaya.
Istri, pemudi, dan kaum milenial perempuan.
Wadah khusus aspirasi dan kegiatan Wanita Dharma, termasuk peran ibu generasi.
Pemberdayaan wanita dan pembelaan hak wanita.
Di bawah Koordinator Pemberdayaan (Waketum III).
Tata Rias Tradisional, Sekolah Ibu, Forum Aspirasi.
Bisa. Kornas NITAMA mendorong keterlibatan dalam Sewaka Dharma.
Ajukan melalui jenjang koordinasi (KORDUS s.d. DEKORNAS) agar tertib.
"Bersama NITAMA, setiap ide dapat diarahkan menjadi program yang berdampak—terukur, tertib, dan berkelanjutan."