Di Puskor Hindunesia, kata-kata bukan sekadar jargon. Motto aksi menjadi cara kerja di lapangan, sedangkan slogan gerakan menjadi arah kebangkitan kolektif umat—dijalankan oleh Relawan Dharma dalam karya nyata.
“Mulai dari memahami arah—agar pengabdian Anda tepat sasaran dan terukur.”
Puskor Hindunesia digerakkan oleh dua kompas utama yang saling melengkapi dalam pengabdian:
Menjawab pertanyan mendasar: "Bagaimana pola kerja kita di lapangan?"
Menjawab visi jangka panjang: "Ke mana arah kebangkitan kita?"
Motto ini adalah pola kerja Relawan Dharma: membaca masalah dengan benar, merespons secara terkoordinasi, lalu menghadirkan penyelesaian yang nyata dan bermartabat.
Memahami persoalan sebelum bertindak
PEKA berarti peka terhadap berbagai permasalahan keumatan Hindu, sekaligus menjaga dan mengawal implementasi Tri Hita Karana sebagai landasan harmoni.
Cepat, tepat, & berbasis validasi
TANGGAP adalah merespons permasalahan dengan memaksimalkan sumber daya Hindu, disertai validasi fakta dan data agar informasi akurat.
Penyelesaian aksi & gotong royong
SOLUSI berarti menghadirkan penyelesaian masalah melalui aksi langsung, penggalangan punia gotong royong, serta memanfaatkan relasi sumber daya Hindu.
Slogan ini adalah identitas gerakan: membangun kebanggaan pada nilai, membangkitkan kualitas dan kesetaraan, lalu membangun potensi dan kaderisasi untuk menjaga Dharma Nusantara.
Nilai Universal & Kearifan Nusantara
BANGGA akan nilai universal Hindu (Sanatana Dharma) sebagai ajaran kebenaran abadi, sekaligus bangga pada Hindu Dharma Nusantara yang menjunjung pluralisme. Slogan ini menegaskan kebanggaan pada Tri Hita Karana.
Sradha, Bhakti, & SDM
BANGKIT untuk meningkatkan kualitas sradha dan bhakti, memperjuangkan hak setara, meningkatkan kualitas SDM pendidikan/keterampilan, mengawal konsensus kebangsaan, dan memberdayakan ekonomi umat.
Potensi, Budaya, & Kaderisasi
BANGUN untuk menguatkan potensi, melestarikan seni budaya Nusantara, berpartisipasi dalam gerakan relawan dharma, mendukung lembaga Hindu, serta mencetak kader pemimpin bervisi Puskor Hindunesia.
“Sebuah seruan kolektif yang menegaskan tujuan besar gerakan: membangun komunitas Hindu yang kuat, berdaya, dan berkelanjutan melalui pengabdian.”
Agar motto dan slogan tetap hidup, Puskor Hindunesia menerjemahkannya ke dalam kerja nyata melalui pilar-pilar gerakan: pelayanan sosial-kemanusiaan, ekonomi dharma, dana punia, bela dharma, pemuda & regenerasi, serta pemberdayaan wanita.