Motto & Slogan
Puskor Hindunesia

Di Puskor Hindunesia, kata-kata bukan sekadar jargon. Motto aksi menjadi cara kerja di lapangan, sedangkan slogan gerakan menjadi arah kebangkitan kolektif umat—dijalankan oleh Relawan Dharma dalam karya nyata.

“Mulai dari memahami arah—agar pengabdian Anda tepat sasaran dan terukur.”

Esensi Gerakan

Motto Menggerakkan Aksi,
Slogan Mengikat Semangat

Puskor Hindunesia digerakkan oleh dua kompas utama yang saling melengkapi dalam pengabdian:

1

Motto Aksi

Peka, Tanggap, Solusi

Menjawab pertanyan mendasar: "Bagaimana pola kerja kita di lapangan?"

2

Slogan Gerakan

Bangga, Bangkit, Bangun

Menjawab visi jangka panjang: "Ke mana arah kebangkitan kita?"

"Dua frasa yang mengikat gerakan: motto aksi untuk cara bekerja, slogan untuk arah kebangkitan—menuju Hindunesia Jaya."

Puskor Hindunesia
Motto Aksi

Peka, Tanggap, Solusi

Motto ini adalah pola kerja Relawan Dharma: membaca masalah dengan benar, merespons secara terkoordinasi, lalu menghadirkan penyelesaian yang nyata dan bermartabat.

PEKA

Memahami persoalan sebelum bertindak

PEKA berarti peka terhadap berbagai permasalahan keumatan Hindu, sekaligus menjaga dan mengawal implementasi Tri Hita Karana sebagai landasan harmoni.

Penerapan:
  • Identifikasi kebutuhan riil umat.
  • Petakan pihak yang dilibatkan.
  • Jaga etika komunikasi yang empatik.

TANGGAP

Cepat, tepat, & berbasis validasi

TANGGAP adalah merespons permasalahan dengan memaksimalkan sumber daya Hindu, disertai validasi fakta dan data agar informasi akurat.

Penerapan:
  • Verifikasi kronologi & lokasi.
  • Tentukan penanggung jawab koordinasi.
  • Aktifkan pilar yang relevan.

SOLUSI

Penyelesaian aksi & gotong royong

SOLUSI berarti menghadirkan penyelesaian masalah melalui aksi langsung, penggalangan punia gotong royong, serta memanfaatkan relasi sumber daya Hindu.

Penerapan:
  • Bantuan bersifat pemulihan.
  • Pendampingan hingga stabil.
  • Pelibatan jejaring berkelanjutan.
#PekaTanggapSolusi
Slogan Gerakan

Bangga, Bangkit, Bangun

Slogan ini adalah identitas gerakan: membangun kebanggaan pada nilai, membangkitkan kualitas dan kesetaraan, lalu membangun potensi dan kaderisasi untuk menjaga Dharma Nusantara.

01

BANGGA

Nilai Universal & Kearifan Nusantara

BANGGA akan nilai universal Hindu (Sanatana Dharma) sebagai ajaran kebenaran abadi, sekaligus bangga pada Hindu Dharma Nusantara yang menjunjung pluralisme. Slogan ini menegaskan kebanggaan pada Tri Hita Karana.

02

BANGKIT

Sradha, Bhakti, & SDM

BANGKIT untuk meningkatkan kualitas sradha dan bhakti, memperjuangkan hak setara, meningkatkan kualitas SDM pendidikan/keterampilan, mengawal konsensus kebangsaan, dan memberdayakan ekonomi umat.

03

BANGUN

Potensi, Budaya, & Kaderisasi

BANGUN untuk menguatkan potensi, melestarikan seni budaya Nusantara, berpartisipasi dalam gerakan relawan dharma, mendukung lembaga Hindu, serta mencetak kader pemimpin bervisi Puskor Hindunesia.

#BanggaBangkitBangun

HINDUNESIA JAYA

“Sebuah seruan kolektif yang menegaskan tujuan besar gerakan: membangun komunitas Hindu yang kuat, berdaya, dan berkelanjutan melalui pengabdian.”

Dari Kata Menjadi Karya

Agar motto dan slogan tetap hidup, Puskor Hindunesia menerjemahkannya ke dalam kerja nyata melalui pilar-pilar gerakan: pelayanan sosial-kemanusiaan, ekonomi dharma, dana punia, bela dharma, pemuda & regenerasi, serta pemberdayaan wanita.

Motto "Peka–Tanggap–Solusi" — menjaga kualitas respons (cara bekerja).
Slogan "Bangga–Bangkit–Bangun" — menjaga arah pengabdian (tujuan gerakan).

Wujudkan dalam Aksi

Bergabunglah dalam barisan yang bekerja nyata.

Mulai Aksi Sekarang

Ingin Terlibat Bersama Puskor Hindunesia?

Gabung Relawan Dharma

Pilih pilar dan wilayah, lalu mulai pengabdian.

Gabung Relawan

Kolaborasi Program

Untuk komunitas, lembaga, dan mitra yang ingin bersinergi.

Ajukan Kolaborasi

Dana Punia

Dukung keberlanjutan pelayanan melalui pilar DERMA.

Dana Punia
FAQ

Pertanyaan Umum

Apa beda motto dan slogan di Puskor Hindunesia?
Motto adalah pola kerja “Peka, Tanggap, Solusi”, sedangkan slogan adalah semangat arah gerakan “Bangga, Bangkit, Bangun”.
Mengapa motto menekankan validasi data di lapangan?
Agar respons cepat tetap akurat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Apa makna “Bangga” dalam slogan?
Bangga pada nilai universal Hindu (Sanatana Dharma), pluralisme Hindu Nusantara, dan Tri Hita Karana.
Apa fokus “Bangkit”?
Penguatan sradha-bhakti, kesetaraan, peningkatan SDM, ekonomi umat, kepedulian sosial, dan kesadaran mepunia.
Apa fokus “Bangun”?
Penguatan potensi, pelestarian budaya, partisipasi relawan, dukungan lembaga Hindu, dan kaderisasi pemimpin.