BHIMA Bala Hindu Dharma

Pilar Bela Dharma yang memperkuat kualitas SDM Hindu melalui loyalitas, ketangguhan, dan keteguhan sikap—sebagai garda perlindungan dalam berbagai aktivitas umat.

"BHIMA bergerak dengan disiplin koordinasi dan komitmen pada Dharma, ketertiban, serta penghormatan pada hukum."

Apa itu BHIMA?

BHIMA (Bala Hindu Dharma) adalah gerakan penguatan kualitas SDM Hindu dengan meningkatkan loyalitas, militansi, dan keberanian untuk membela Dharma—dengan mengasah kemampuan fisik dan ketajaman rohani dalam mengawal prinsip serta idealisme Puskor Hindunesia.

BHIMA sekaligus berperan sebagai garda perlindungan dalam berbagai aktivitas umat, bertujuan untuk berjuang, peduli, dan memberdayakan umat secara nyata di Indonesia.

Fokus & Ruang Lingkup

BHIMA menguatkan daya lindung umat melalui pembinaan, pendampingan, dan kerja koordinasi yang tertib.

  • 1 Ormas Sayap Puskor: Penguatan jejaring, kedisiplinan organisasi, & mobilisasi tertib.
  • 2 Pendampingan Hukum: Penguatan literasi & dukungan advokasi isu keumatan.
  • 3 Pelatihan Raga: Pembinaan fisik sebagai bagian ketangguhan relawan.

*Di tingkat DEKORNAS, BHIMA berada dalam Koordinator Perjuangan (Waketum I) sebagai “Koordinator Bela Hindu Dharma”.

Cara Kerja: Peka, Tanggap, Solusi

"Bela Dharma" dalam BHIMA adalah keteguhan komitmen, disiplin, dan keberanian moral untuk menjaga harmoni umat—secara tertib & terkoordinasi.

Peka

Peka terhadap persoalan keumatan serta menjaga dan mengawal implementasi Tri Hita Karana.

Tanggap

Tanggap dengan memaksimalkan sumber daya, serta validasi fakta dan data di lapangan agar respons cepat, tepat, akurat.

Solusi

Solusi melalui aksi langsung, gotong royong, dan pemanfaatan relasi sumber daya Hindu yang ada.

Program & Inisiatif BHIMA

Program diturunkan dari ruang lingkup BHIMA, disesuaikan dengan kebutuhan wilayah.

Kelas Dasar Bela Dharma

Pembinaan SDM Relawan

Penguatan loyalitas, soliditas, disiplin koordinasi, dan etika relawan sebagai garda perlindungan umat.

Daftar / Usulkan

Klinik Pendampingan Hukum

Pendampingan dan edukasi hukum/advokasi yang relevan dengan kebutuhan umat, dalam koridor legal dan kolaboratif.

Pelatihan Raga

Pembinaan fisik (ketahanan, kedisiplinan, kebugaran) sebagai bagian dari kesiapan relawan secara jasmani.

Penguatan Ormas Sayap Puskor

Memperkuat jaringan, tata kelola koordinasi, dan kesiapan relawan BHIMA dalam pengawalan kegiatan umat secara tertib.

Standar Koordinasi (Agar Tertib & Terukur)

Semangat "Tanggap" dengan validasi lapangan dalam struktur berjenjang.

Intake Isu/Kebutuhan

Laporan kegiatan, potensi kerawanan, atau permintaan pendampingan.

1

Validasi Awal

Cek fakta dasar, konteks, dan pihak terkait.

2

Penetapan PIC & Rencana

Menentukan tujuan, peran, timeline, dan kanal komunikasi.

3

Koordinasi Berjenjang

KORDUS -> DEKORDA -> DEKORWIL -> DEKORNAS.

4

Eksekusi Pendampingan

Implementasi sesuai prinsip "Solusi" dan gotong royong.

5

Dokumentasi & Laporan

Pelaporan ringkas untuk akuntabilitas & pembelajaran.

6
Standar Perilaku Relawan

"Relawan BHIMA wajib menjaga ketertiban, mengedepankan dialog, dan menjunjung nilai harmoni Tri Hita Karana dalam setiap koordinasi."

Terlibat dari Berbagai Peran

Koordinasi Lapangan

Komunikasi, pengaturan peran, dokumentasi.

Pendampingan Hukum

Penghubung layanan, literasi, pendampingan.

Trainer Raga

Pembinaan kebugaran & kedisiplinan.

Kaderisasi Ormas

Penguatan jaringan ormas sayap.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu BHIMA?

Gerakan penguatan kualitas SDM Hindu untuk membela Dharma, mengawal prinsip & idealisme, serta garda perlindungan.

Apa fokus utama BHIMA?

Penguatan SDM (loyalitas, militansi, keberanian moral), pembinaan fisik/rohani, perlindungan tertib.

Apa saja cakupan kerja BHIMA?

Ormas sayap Puskor, pendampingan hukum, dan pelatihan raga.

BHIMA di bawah struktur apa?

Koordinator Perjuangan (Waketum I) sebagai Koordinator Bela Hindu Dharma.

Bagaimana menjaga ketertiban?

Moto aksi: Peka–Tanggap–Solusi, validasi fakta/data, gotong royong memberi solusi.

Apakah ada pendampingan hukum?

Ya, cakupan BHIMA mencantumkan pendampingan hukum sebagai salah satu fokus.

Apakah harus "kuat fisik"?

Tidak. Ada banyak peran lain: koordinasi, dokumentasi, pendampingan, kaderisasi.

Siap Menguatkan Bela Dharma Bersama BHIMA?

"Setiap wilayah memiliki kebutuhan berbeda—kami menyesuaikan program melalui koordinasi berjenjang."